
Batalyon Teritorial Pembangunan: Sinergi TNI dan Rakyat Mewujudkan Kedaulatan dan Kemandirian Nasional
Yapsi, Papua — Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara bertahap mulai merealisasikan pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) sebagai bagian dari strategi pertahanan nasional berbasis rakyat. Gagasan ini bertujuan untuk menjadikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai kekuatan terdepan tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan wilayah terpencil, tertinggal, dan perbatasan.
Dalam rapat kerja Komisi I DPR RI pada November 2024, Menteri Pertahanan saat itu, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berkomitmen membentuk hingga 100 batalyon non-tempur di seluruh Indonesia, dengan target rekrutmen 24.000 hingga 27.000 prajurit tamtama. Prajurit-prajurit tersebut akan tergabung dalam kompi-kompi yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kesehatan, serta ditugaskan langsung untuk hidup dan membaur bersama rakyat di wilayah penugasan.
“Ini bukan sekadar satuan tempur, tetapi satuan pembangunan. Tugas mereka adalah membina, membantu rakyat, dan menjadi penggerak kemajuan dari akar rumput,” jelas Menhan Sjafrie dalam sidang tersebut, seperti dikutip dari sumber resmi Alinea.id.
Konsep ini dilandaskan pada prinsip Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diatur dalam UU TNI, yang memungkinkan keterlibatan TNI dalam kegiatan non-tempur demi mendukung program nasional. Sejumlah pengamat pertahanan, seperti RAj Mayyasari dari Universitas Pertahanan, menilai bahwa strategi ini merupakan bentuk sinergi ideal antara kekuatan militer dan pembangunan sipil, selama dijalankan dalam koridor supremasi sipil dan transparansi.
Di beberapa daerah, termasuk Papua, NTT, dan Kalimantan, pembentukan batalyon teritorial ini telah dimulai sebagai bagian dari program percontohan. Satuan seperti Yonif TP 814/JZA di wilayah Yapsi kini berperan aktif dalam kegiatan pembangunan desa, pendampingan petani lokal, serta program-program sosial bersama masyarakat.
Pakar pertahanan nasional dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo juga menyebut bahwa kehadiran Yon TP berpotensi besar dalam mempercepat ketahanan pangan nasional dan menumbuhkan kembali semangat bela negara secara konstruktif. Namun, di sisi lain, beberapa kalangan mengingatkan pentingnya pengawasan agar fungsi utama militer tetap profesional dan tidak menyimpang dari mandat konstitusionalnya




Ksatria Gagah Berani Beriman dan Bermoral Tinggi
Tentara 2025 adalah representasi kekuatan baru bangsa — prajurit yang tidak hanya gagah di medan tugas, tetapi juga tangguh dalam ilmu dan teguh dalam iman. Dengan semangat Berani, Berilmu, dan Beriman, TNI siap menghadapi tantangan masa depan, menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan sekaligus membangun peradaban.”
Pembangunan Teritorial Papua
Kekuatan pertahanan masa kini tidak lagi bertumpu semata pada senjata, tetapi juga pada peran aktif dalam pembangunan. Di Tanah Papua, prajurit hadir membangun infrastruktur, mendampingi masyarakat adat, dan menumbuhkan harapan melalui pendekatan yang humanis dan berkelanjutan. Inilah wajah baru pertahanan yang membina, membangun, dan menyatu dengan rakyat.
TNI Kuat Bersama Rakyat
Tentara 2025 mengusung semangat bahwa prajurit tidak bekerja sendiri, melainkan bergerak bersama rakyat dalam satu kesatuan tekad. TNI bukan hanya penjaga kedaulatan, tetapi juga mitra dalam membangun bangsa. Kekuatan sejati TNI terletak pada sinerginya dengan rakyat — karena hanya dengan bersatu, Indonesia dapat berdiri teguh menghadapi tantangan zaman
Musyawarah Membangun Negeri
Musyawarah dan mufakat adalah warisan kebijaksanaan bangsa yang menjadi dasar dalam membangun negeri yang adil dan bersatu. Dalam setiap langkah pengabdian, prajurit TNI mengedepankan semangat kolektif, menjunjung nilai-nilai lokal, serta merangkul keberagaman untuk menciptakan keputusan yang membawa kemaslahatan bersama

KURARE
Arti dan Makna :
Ksatria yang selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kesuksesan dengan keteguhan hati dalam mengemban tugas mulia demi mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia

JANA ZINI AIRISNI
Arti dan Makna :
Prajurit gagah berani dan selalu berpikir jernih serta tenang dalam menghadapi kesulitan demi membangun papua yang Cinta Damai.




HERE WE ARE
Jayapura Land. Approximately 4-6 hours drive from Sentani. Yapsi is a beautiful city, and it will be even more beautiful with the establishment of the 814/JZA (Jana Zini Airisn) battalion.