Yonif TP 814 Gelar Pemeriksaan Massal Malaria di Jayapura, Prajurit Ikut di Tes
Jayapura – Yonif TP 814/JZA bekerja sama dengan Puskesmas Yapsi menggelar kegiatan EDAT (Early Diagnosis And Treatment) atau pemeriksaan massal malaria di Mako Kompi B 756/WMS, Kampung Purnawajati/SP 6, Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (21/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit malaria sekaligus memberikan pengobatan cepat bagi personel TNI dan masyarakat di sekitar wilayah Distrik Yapsi. Acara dihadiri Danyonif TP 814/JZA Mayor Inf Bayu Setia Yogasara, Danki B Yonif 756/WMS Lettu Inf Firman Ageng Kurnianto, Kapuskesmas Yapsi Eko Hardianto, serta jajaran tenaga kesehatan.
Pakes Yonif TP 814, Letda Ckm Frezha Kurniawan, menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi prajurit.
“Kegiatan ini bermanfaat terutama untuk personel dalam mendeteksi dini infeksi malaria, khususnya bagi mereka yang belum memiliki riwayat malaria. Harapan saya ke depannya, Puskesmas dan batalyon dapat terus bersinergi dalam menjaga kesehatan masyarakat secara umum dan prajurit kami secara khusus,” ujarnya. Salah satu prajurit Yonif TP 814, Wilson, mengaku kaget saat hasil tes RDT menunjukkan dirinya positif malaria mix.
“Saya terkejut melihat hasil garis tiga yang berarti saya terjangkit malaria mix,” kata Prada Wilson.
Sementara itu, Kapuskesmas Yapsi, Eko Hardianto, menegaskan bahwa malaria masih menjadi masalah kesehatan serius di Papua.
“Kasus malaria di Papua terus meningkat setiap tahunnya. Kami berharap masyarakat semakin peduli dengan lingkungan sekitar. Hal-hal sederhana seperti mengeringkan genangan air, tidak menggantung baju terlalu lama, dan tindakan pencegahan lainnya harus terus dilakukan secara berkesinambungan. Pencegahan tidak bisa hanya dilakukan sekali, tetapi harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” tegasnya.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan, kasus malaria di Kabupaten Jayapura masih tinggi. Tahun 2023 tercatat 45.462 kasus dan pada 2024 naik menjadi 50.529 kasus. Di Kota Jayapura, kasus malaria juga mencapai 45.247 kasus sepanjang 2024, dengan dominasi Plasmodium vivax dan Plasmodium falciparum.
Kegiatan EDAT yang dilaksanakan Yonif TP 814 ini meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, hingga penyerahan dukungan obat anti malaria. Bagi peserta yang dinyatakan positif, pengobatan diberikan langsung pada hari itu juga dan akan dilakukan kontrol lanjutan oleh tenaga kesehatan dalam rentang 3–14 hari.
Sebagai penutup kegiatan, Danyonif TP 814/JZA Mayor Inf Bayu Setia Yogasara menyerukan semangat bebas malaria.
“Malaria no, bebas malaria yes yes yes!” ucapnya disambut antusias para perwira batalyon TP 814 dan pengurus kesehatan di Puskesmas Yapsi.
Rekapan Video seluruhnya di bawah ini…
https://drive.google.com/file/d/1rw4o3XsbqUOdluXv8FroWAaeQmxL2jFE/view?usp=sharing