PEMBANGUNAN YONIF TERITORIAL PEMBANGUNAN 814/JANA ZINI AIRISNI DI YAPSI, JAYAPURA
YAPSI, PAPUA — Dalam upaya memperkuat keutuhan bangsa serta mendorong pembangunan wilayah terpencil di Tanah Papua, TNI Angkatan Darat tengah membentuk satuan baru yaitu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 814/Jana Zini Airisni yang berlokasi di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.
Meski belum ada kepastian waktu penyelesaian, proses pembangunan markas batalyon tetap berlangsung di Yapsi hingga saat ini, belum ada yang dapat memastikan kapan proyek tersebut rampung. Proyek ini ditangani langsung oleh kontraktor dari Pulau Jawa untuk memastikan kualitas dan percepatan pelaksanaannya. Untuk sementara, seluruh personel Yonif TP 814 beraktivitas di marseling area sembari menunggu kesiapan fasilitas utama batalyon.
Pembentukan Yonif ini merupakan program inisiatif Presiden Republik Indonesia sebagai bagian dari grand strategy pembangunan teritorial di wilayah timur Indonesia, dan direncanakan akan diresmikan secara resmi pada 10 Agustus 2025 di Pusdikif Batujajar, Bandung, yang akan dihadiri oleh para komandan batalyon dari seluruh Indonesia.
Tanah Papua, Harapan Baru untuk Ketahanan Nasional
Pemilihan lokasi di Distrik Yapsi bukan tanpa alasan. Wilayah ini memiliki lahan tidur yang luas dan potensi pertanian yang besar, namun belum dikembangkan secara optimal. Melalui kehadiran Yonif TP 814, TNI berharap dapat menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, baik dari segi sosial, pertahanan, hingga ketahanan pangan. “Kami ada untuk memberikan ruang dan kebermanfaatan bagi seluruh rakyat. Karena kami Tentara akan selalu ada untuk rakyat, khususnya di tanah Papua,” tegas Komandan Yonif TP 814, menekankan visi utama satuan ini sebagai pelindung dan penggerak masyarakat.

Dari Tempur ke Teritorial Pembangunan
Meskipun tergolong satuan tempur, Yonif TP 814 memiliki orientasi khusus pada pengembangan teritorial, dengan pendekatan menyatu bersama rakyat. Saat ini terdapat sekitar 500 personel yang disiapkan dan dikelompokkan berdasarkan kemampuan individu seperti pertanian, peternakan, pengolahan bahan organik, dan konstruksi. Program pembinaan lainnya pun dilakukan guna mendukung dan meningkatkan keahlian dari setiap prajurit TNI yang ada.
Setiap prajurit didorong untuk mengasah profesionalisme pada bidang masing-masing, menjadikan batalyon ini bukan hanya satuan militer, namun juga motor penggerak pembangunan. TNI Hadir, Rakyat Merasakan. Meski markas utama masih dalam pembangunan, interaksi positif antara prajurit dengan warga telah dimulai. Kegiatan sosial seperti donor darah, pembersihan masjid, dan program kemasyarakatan lainnya telah dilaksanakan. Hal ini sejalan dengan nilai dasar prajurit TNI yang selalu hadir dan menyatu dengan rakyat. Yonif TP 814/Jana Zini Airisni bukan sekadar tambahan kekuatan militer, namun simbol nyata bahwa TNI hadir untuk melayani dan mengangkat potensi wilayah, demi Papua yang lebih mandiri, kuat, dan sejahtera.